Asiterktur TI
Arsitektur IT
Transaction Processing System (TPS)
Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing System) disingkat TPS adalah sistem yang menjadi pintu utama dalam pengumpulan dan pengolahan data pada suatu organisasi. Tugas utama TPS adalah mengumpulkan dan mempersiapkan data untuk keperluan sistem informasi yang lain dalam organisasi, misalnya untuk kebutuhan sistem informasi manajemen, atau kebutuhan sistem informasi eksekutif.
Dalam hal ini menggunakan cara pemrosesan TPS model Batch Processing dikarenakan dalam bisnis “Joki Game Online Jepeen” setiap transaksi terjadi akan direkam dan diurutkan per request pengguna jasa, sehingga pengguna jasa lainnya harus menunggu sampai penjoki selesai menyelesaikan permintaan pengguna jasa sebelumnya dalam proses joki.
Sehingga data costumer akan dikumpulkan dan diurutkan tergantung waktu proses transaksi terlebih dahulu, lalu dilakukan validasi pembayaran dan kemudian jika validasi 6 sukses akan dilakukan proses joki perurutan customer. Namun jika proses validasi gagal maka urutannya akan diganti dengan costumer sesudahnya yang proses validasi valid. Keuntungan model Batch Processing untuk bisnis “Joki Game Online Jepeen” adalah :
1. Cocok digunakan jika transaksi yang diolah berjumlah besar.
2. Penggunaan Batch Processing dilakukan dengan otomatis, hal-hal yang berkaitan seperti proses pengelolaan data, dimulai dari entri, pengumpulan, hingga menyiapkan proses pengolahan pun dapat dilakukan oleh sistem. Sehingga, pengolahan data perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu menjalankan rangkaian prosesnya dari awal.
Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis, sebagai sistem informasi yang digunakan untuk mengambil keputusan, mengkoordinasi, mengontrol, menganalisis, serta memvisualisasi suatu informasi dalam organisasi.
Menggunakan 3 jenis Management Information System seperti :
1. Periodik Pembuatan laporan keuangan dan laporan total penggunaan jasa akan di rekap setiap bulan sekali.
2. Exception Laporan exception akan dilakukan bila terdapat gangguan pada server atau internet yang mengakibatkan proses transaksi akan terhenti seketika atau apabila terdapat sebagian besar karyawan yang sakit atau tidak melakukan penjokian. Sehingga proses penjokian akan turun drastis.
3. Ad-hoc Laporan ad hoc adalah laporan yang tidak direncanakan dan dapat diminta sewaktuwaktu yang dibuat berdasarkan kebutuhan dan bentuknya sangat beragam. Seperti laporan total costumer yang di tangani per karyawan.
Decision Support System (DSS)
Secara umum, DSS adalah sebuah sistem yang mampu memberikan kemampuan baik kemampuan pemecahan masalah maupun kemampuan pengkomunikasian untuk masalah structured, semi terstruktur. Secara khusus, DSS adalah sebuah sistem yang mendukung kerja seorang manajer maupun sekelompok manajer dalam memecahkan masalah semi-terstruktur dengan cara memberikan informasi ataupun usulan menuju pada keputusan tertentu.
Ada 3 tipe Decision Support System antara lain yaitu :
- Structured Merupakan keputusan yang dilakukan secara berulang-ulang dan bersifat rutin. Prosedur dalam pengambilan keputusan terstruktur ini sangat jelas. Seperti sistem pembagian costumer yang akan dilayani atau diproses.
- Semi-Structured Merupakan keputusan yang memiliki dua sifat. Sebagian keputusan ditangani oleh pengambil keputusan dan yang sebagiannya lagi dapat ditangani oleh komputer. Dalam hal ini penggunaan Semi-Structured akan digunakan pada keputusan pemvalidasian pembayaran.
- Unstructured Merupakan keputusan yang penanganannya rumit karena tidak terjadi berulang-ulang atau tidak selalu terjadi. Dalam hal ini digunakan untuk keputusan penerimaan atau perekrutan seorang “Brand Ambassador” atau seseorang yang diajak bekerjasama untuk menjadi 'wajah' atau ikon dari bisnis joki game online.
Pusat Data / Data Center
Secara umum, data center dapat diartikan sebagai pusat data. Jadi, dapat diartikan bahwa data center adalah sebuah fasilitas yang dimanfaatkan atau dikelola untuk kebutuhan sistem dan komponen – komponen komputer, seperti penyimpanan data (database) dan telekomunikasi.
7 Pusat data biasanya sangat berhubungan dengan catu daya redundan atau cadangan, dan pengontrol lingkungan. Selain itu, salah satu fungsi penting yang dimiliki oleh data center adalah sebagai penempatan server untuk website dan database. Di dalam data center sendiri, terdapat ratusan hingga ribuan server yang disusun sedemikian rupa sehingga tertata rapi seperti rak.
Terdapat banyak jenis-jenis Data Center diantara lain adalah Internal Own-DC, Colocation DC, Dedicated Hosting DC, Managed Service DC.
Dalam hal ini, jenis Data Center yang digunakan adalah Co-location DC yaitu layanan data center yang menawarkan customer ruang untuk server dan perangkat komputasi lain milik sebuah organisasi bisnis atau perusahaan. Dikarenakan dengan layanan Co-location kita tidak perlu memiliki fasilitas Data Center sendiri dan keamanan yang terjamin karena terdapat SDM yang mempuni untuk menjaga, serta biaya yang bisa dibilang cukup murah untuk kategori bisnis yang baru dirintis dibanding jenis-jenis Data Center lainnya.
Virtualisasi
Virtualisasi adalah sebuah proses berbasis software atau virtual, representasi dari sesuatu, baik itu aplikasi virtual, server, ruang penyimpanan, dan koneksi. Virtualisasi merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mengurangi pengeluaran biaya IT sekaligus meningkatkan efisiensi untuk segala macam bisnis. Terdapat beberapa jenis virtualisasi diantara lain yaitu :
- Network virtualization
- Server virtualization
- Desktop virtualization
- Application virtualization
Dalam hal ini menggunakan virtualisasi pada server atau server virtualization menggunakan VMware dikarenakan VMware memiliki performa bagus dan efisien dalam pengunaan resource server, serta memiliki banyak fitur unggulan seperti Vmotion yang mampu mengelola high availability. High availability adalah konsep yang dikembangkan agar sebuah layanan tidak pernah mengalami down.
Manfaat virtualisasi server ialah dapat mengurangi biaya operasional dalam pembelian hardware dan biaya listrik, meningkatkan ketersediaan server, dapat lebih mudah memonitoring server bila terdapat kesalahan atau troubleshooting sehingga lebih cepat mengetahui penyebabnya dan dapat menyelesaikan gangguan tersebut, sehingga proses penjokian game online dapat dilakukan kembali dalam waktu yang lebih cepat.
Komentar
Posting Komentar